Sebentar lagi Lebaran tiba. Dan musim mudik ke kampung halaman pun mengiringi hari tersebut. Barangkali, Anda sekeluarga ingin mudik untuk beberapa waktu, dan mesti meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Memang, pasti lebih sip bila rumah tersebut tak melompong total, ditunggu oleh orang lain. Kalau rumah terpaksa ditinggalkan kosong, sejumlah hal perlu Anda perhatikan saat mudik agar para tangan panjang tidak bertandang tanpa diundang.
Mari kita simak bersama.
1. Agar rumah lebih aman dari dampak gangguan di jaringan listrik, pastikan bahwa semua peralatan pengonsumsi listrik telah dimatikan. Pun, cabut colokan peralatan tersebut dari stop kontak.
2. Juga, agar rumah lebih aman dari kemungkinan kebocoran gas, lepaskan sambungan gas dari kompor ke tabung gas. Pastikan, sebelum Anda mudik, bahwa tabung tersebut tidak bocor.
Lebih baik lagi bila tabung itu ditempatkan di tempat yang terbuka, misalnya di beranda belakang. Alhasil, bila gas bocor sementara tiada orang, itu gas tak terlalu membahayakan karena menguap ke udara.
3. Kemudian, simpan barang-barang berharga di tempat yang lebih aman. Misal, surat-surat berharga ada baiknya dititipkan ke tempat yang lebih aman, misalnya rumah kerabat/tetangga yang tidak mudik.
Atau kalau tidak demikian, simpan barang berharga dalam ruangan dengan kunci pengamanan ekstra.
4. Buatlah “kamuflase” agar rumah Anda tidak terlalu terlihat kosong. Misal, bila berlangganan koran/majalah, mintalah agar, untuk sementara waktu, bacaan tersebut tidak diantar sehingga tidak terlihat menumpuk di pelataran/halaman. Alhasil, kesan bahwa rumah tengah kosong lama dan mengundang lirikan sang tangan panjang, bisa dihindari.
Misal yang lain, di teras depan, tempatkan beberapa alas kaki di keset depan pintu.
Ada lagi “kamuflase” nan perlu sedikit upaya-biaya ekstra. Begini, pasanglah sakelar lampu otomatis photocell. Ini merupakan peranti sensor yang secara otomatis menyalakan ataupun menghidupkan lampu. Saat gelap, otomatis lampu menyala; saat terang, lampu otomatis mati.
Dengan photocell, dari luar, rumah Anda tak terlihat kosong, bukan? Harga photocell di kisaran Rp100.000—atau bahkan kurang dari itu.
Selain photocell, ada pula timer switch. Fungsinya sama dengan photocell (sebagai sakelar otomatis). Hanya, timer switch bisa disetel menurut durasi waktu. Harga timer switch lebih mahal: melebihi Rp200.000.
5. Selanjutnya, pastikan semua kunci rumah masih rapat dan berfungsi baik. Gantilah kunci yang sudah kurang rapat.
Untuk titik-titik tertentu seperti pintu utama, jendela kamar depan, dan pagar, ada baiknya menggunakan kunci tambahan. Sedikit-banyak, kunci ganda tersebut menghambat kecepatan si tangan panjang masuk rumah, bukan?
6. Terakhir, titipkanlah pemantauan rumah kepada tetangga terdekat yang tidak mudik. Atau kepada petugas keamanan lingkungan.
Selamat menempuh perjalanan ke kampung halaman.
Dhit/Berbagai Sumber
Foto: Gettyimages/ Nic Miller