
Sempitnya lahan sebenarnya bukan menjadi persoalan. Sebab, lahan yang sempit pun bisa diakali. Sebagian orang mungkin berpikir, keberadaan taman di dalam rumah hanya akan menyia-nyiakan lahan. Sebetulnya, keberadaan taman di dalam rumah (patio) justru bisa menambah nilai estetika ruang.
Nilai Estetika Ruang
1. Nilai estetika yang pertama adalah memberi efek kejutan ruang (spatial surprise). Perasaan sedikit terkejut yang menyenangkan (bagi tamu) ketika tiba-tiba berhadapan dengan taman di tempat yang tak terduga bisa menyegarkan di tengah-tengah ruang tertutup.
2. Nilai estetika yang kedua adalah memberi efek keberagaman ruang (spatial diversity). Selain membutuhkan ruang tertutup (ada dinding dan atap) manusia juga membutuhkan tempat setengah tertutup (ada atap, tidak ada dinding), setengah terbuka (ada dinding, tidak ada atap), dan ruang sama sekali terbuka untuk menciptakan tempat berteduh yang nyaman di saat kondisi cuaca berubah-ubah.
3. Nilai estetika yang ketiga adalah pelegaan ruang (spatial decompression). Perasaan lega/terlepas dari kungkungan ruang tertutup menuju ruang terbuka, bisa dirasakan jika ada taman dalam rumah kita.
Manfaat
Tak hanya menambah nilai estetika sebuah ruang, namun patio atau yang sering disebut inner courtyard memiliki banyak sekali manfaat. Selain menambah keindahan dan kenyamanan dalam rumah, patio juga bisa dijadikan tempat menyerap matahari ke dalam rumah. Sehingga penerangan alami bisa benar-benar dioptimalkan kala siang hari.
Manfaat selanjutnya adalah memperlancar aliran udara di dalam rumah. Ruang yang baik haruslah menganut sistem cross ventilation atau udara mengalir lurus dari satu sisi ke sisi yang lain. Dengan membuat patio maka sistem ini akan mudah dilaksanakan. Rumah yang sehat akan otomatis tercipta jika udara mengalir lancar di dalam rumah.
Di rumah yang tak terlalu luas, penghuni akan cepat merasa sumpek. Kalau saja ia merelakan sejengkal tanahnya untuk taman, suasana ruang pasti akan berbeda. Sepulang kerja misalnya, Anda bisa refreshing dengan melihat taman yang asri.

Dimana Patio Cocok Dibangun?
1. Ruang keluarga
Umumnya patio paling cocok ditempatkan di ruang yang paling sering digunakan penghuni. Menyatu dengan ruang keluarga yang biasa digunakan untuk berkumpul dan menonton televisi adalah salah satunya. Tapi penataannya jangan sampai mengganggu fungsi utama ruang itu. Arah cahaya masuk di siang hari yang salah bisa membuat layar televisi Anda memantulkan cahaya dan tak enak ditonton. Sebaiknya arah cahaya masuk bukan dari depan atau belakang televisi, namun bisa dari samping kiri dan kanan.
2. Ruang makan
Ruang lain yang bisa dipilih untuk disatukan dengan taman adalah ruang makan. Sering tak kita sadari bahwa ruang makan bisa jadi merupakan tempat paling sering berkumpul keluarga. Pagi hari biasanya seluruh anggota keluarga langsung menyerbu ruang makan sebelum memulai aktifitasnya. Apa salahnya jika memulai hari dengan mendapat bonus pemandangan menawan dan kesegaran dari taman yang menyatu dengan ruang makan. Begitu pula di malam harinya, makan malam bisa tambah romantis dan hangat bila hidangan lezat plus lilin menyala dikelilingi indahnya taman yang menawan.
3. Dapur
Dapur modern juga sangat cocok disatukan dengan taman. Sebab dapur bersih bisa saja merupakan tempat ibu-ibu menghabiskan waktunya seharian memasak untuk suami dan anak tercinta. Lagi pula dapur merupakan salah satu ruang yang membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Terdapatnya kompor gas menuntut adanya sirkulasi udara yang maksimal, sebab jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran penyatuan taman dengan dapur bisa dijadikan solusi.
Merry Sondang/berbagai sumber
Foto: doc.net