Jual Rumah Dengan Berbagai Type Sesuai Kebutuhan Anda

|  LOGIN
  shadow header2
  shadow banner top
  shadow banner bottom

- + Hadirkan walk-in closet di rumah Anda
10-03-2010 14:03:57
Dilihat : 11781 kali

Adakah sudut kamar yang ‘menganggur’ di rumah Anda? Dengan sedikit kreativitas, Anda bisa membangunnya menjadi walk-in closet.

Apa itu walk-in closet? Sisa ruangan yang tidak terpakai dan dapat diisi dengan lemari, rak dan laci yang berisikan pakaian, perhiasan, sepatu, tas, dasi, ikat pinggang, koper, selimut, seprai, hingga jam tangan pribadi Anda. 

Disini, Anda tidak hanya menyimpan pakaian, namun juga peralatan olahraga dan barang-barang pribadi Anda. Selain itu, Anda bisa melanjutkan dengan berganti pakaian lalu berdandan. Layaknya berada sebuah departemen store pribadi, Anda bebas mencari koleksi pakaian lalu mengenakannya di ruangan ini.

Yang perlu Anda ketahui, rumah dengan fasilitas ruang walk-in closet ini juga menambah nilai dan daya jual, lho. Hal ini telah dikuatkan dengan hasil penelitian dari beberapa situs properti.

 

 

Solusi tepat dan modern

  • Ruang ganti atau ruang rias ini menjadi solusi yang tepat untuk berdandan, khususnya kaum wanita. Bahkan bagi sebagian orang khususnya mereka yang tinggal diluar negeri, ruangan ini dapat menjadi wadah yang tepat untuk mengobrol dan ‘menginvestasikan’ koleksi sepatu, busana, tas pribadi.
  • Sebenarnya, untuk walk-in closet ini tidak menuntut bentuk dan ukuran ruangan yang khusus. Seaneh apapun bentuk / ruangannya, Anda bisa manfaatkan. Bahkan jika rumah yang Anda miliki bertipe 36, memiliki walk-in closet masih sah-sah saja disisipkan didalamnya. Hanya, dengan ukuran yang lebih mungil dari biasanya.

 

  • Sebaiknya walk-in closet menyatu dengan kamar tidur Anda. Sehingga Anda mudah untuk berganti pakaian, mematut-matut busana yang pantas dikenakan lalu diakhiri dengan berdandan.
  • Buat dua zona untuk area walk-in closet ini. Zona pertama, berisi pakaian dan perlengkapan Anda sehari-hari dan biasanya sering Anda kunjungi. Zona kedua untuk menyimpan koleksi pakaian pesta dan baju-baju yang sudah tidak Anda kenakan. Terlebih hingga kini kebanyakan orang sayang untuk menghibahkannya ke orang lain dan lebih senang menyimpannya.
  • Bisa juga ruang didalam ruang. Maksudnya, disini Anda bisa menambah ruangan didalam ruang walk-in closet ini. 

 

 

Isi ruangan

  • Lemari pakaian, rak dan laci

Lemari dan rak ini nantinya akan digunakan untuk menyimpan pakaian, sepatu, tas koleksi pribadi Anda. Masa penyimpanannya juga bisa berlangsung bertahun-tahun. Jadi, lemari dan rak ini sudah seperti teman akrab Anda, bukan? Pilihlah lemari, rak sepatu, laci-laci dengan ukuran dan bentuk yang sesuai keinginan Anda. Syukur-syukur, bisa menambah artistik ruangan didalamnya.

Coba bedakan lemari untuk menyimpan baju harian, baju pesta dan baju-baju yang sudah tidak layak pakai.  Bila hanya ada satu lemari, pilih yang berukuran besar. Jadi bisa memuat banyak pakaian.

  • Rak buku dan meja kerja

Fungsinya, mendukung walk-in closet ini menjadi ruangan pribadi Anda untuk berdandan dan melakukan hal-hal pribadi.

  • Kursi

Silahkan duduk di kursi ini selama anda mencoba mengancingkan gaun, kebaya atau memasang tali sepatu. Jadi Anda tidak pegel berdiri dan bisa memasang dengan benar.


  • Cermin besar

Tidak salah lagi, cermin ini memudahkan Anda untuk mengepas pakaian yang Anda kenakan, apakah sudah cocok atau belum di badan.

  • Lampu

Karena ruang walk-in closet ini bisa dikatakan butik pribadi Anda, lengkapi dengan pencahayaan yang baik. Penerangan yang tepat sukses menjadikan ruangan lebih enak dilihat, nyaman, dan fungsional.

Pasang dua jenis lampu untuk ruangan walk-in closet ini, yakni warm light dan clear light. Jenis lampu yang pertama dapat membuat tampilan ruangan beserta isinya terlihat lebih nyaman di mata. Sedangkan clear light menjadikan warna pakaian kita tetap sama walaupun terpapar cahaya lampu.

  • Suhu ruangan

Atur kelembaban didalam ruangan ini agar barang-barang yang Anda simpan tidak terkena jamur, dan sebagainya akibat suhu yang naik / turun.

 

 

 

 

Ari Dwi Astuti/berbagai sumber

Email: aria@propertykita.com

Foto: doc.net

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar