Pernah melihat bangunan yang disebut pendopo? Biasanya Anda akan menemui bangunan tanpa dinding dengan tiang/pilar yang banyak ini pada rumah tradisional Sumatra, Semenanjung Malaya, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Tapi tahukah Anda tentang arti dan filosofi dari sebuah pendopo?

Asal-usul pendopo
- Pendopo, atau dalam bahasa Jawanya pendhapa, berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya bangunan tambahan. Pendopo terletak di bagian depan bangunan utama dan sebagai tempat pemilik rumah menyambut dan menerima tamu-tamunya. Bentuk pendopo umumnya persegi, di mana denah berbentuk segi empat selalu diletakkan dengan sisi panjang ke arah kanan-kiri rumah sehingga tidak memanjang ke arah dalam tetapi melebar ke samping.
- Pendopo pada rumah Jawa dibangun tanpa pembatas dan dinding pada empat sisinya. Hal ini melambangkan sikap keterbukaan pemilik rumah terhadap siapa saja yang datang. Pendopo juga biasanya dibangun lebih tinggi dari halaman, untuk memudahkan penghuni menerima tamu, ngobrol sambil duduk bersila di lantai beralas tikar. Situasi ini menggambarkan tradisi masyarakat Jawa yang akrab dan rukun.

Modifikasi pendopo
- Meskipun pendopo adalah bagian dari rumah tradisional, tidak ada salahnya Anda membuatnya menjadi sesuatu yang bersifat moderen tanpa menghilangkan ciri khasnya. Banyak rumah moderen memakainya menjadi tempat ibadah/shalat, ruang keluarga, ruang baca atau sekedar tempat bersantai di pagi/sore hari.
- Ingatlah, bahwa pendopo adalah sebuah bangunan tambahan. Jadi, jika rumah Anda mungil dan sempit, mungkin Anda tak perlu menyediakan pendopo. Pendopo hanya bisa diaplikasikan jika Anda memiliki rumah yang luas sehingga tidak mengurangi ruangan di rumah Anda. Dan jangan keliru dengan ruang tamu, karena pendopo bukanlah ruang tamu walaupun memiliki fungsi yang hampir mirip. Pada rumah etnik Jawa, umumnya ruang tamu dan pendopo merupakan dua ruang yang berbeda.
- Material yang paling penting adalah kayu. Biasanya, bangunan tradisional menggunakan kayu jenis keras yang memiliki kualitas tinggi, seperti kayu borneo, kamper Samarinda dan juga jati. Begitu juga dengan tiang dan atap pendopo yang terbuat dari kayu. Karena itu jika ingin membangun pendopo, ada baiknya Anda memesan kayu langsung dari daerah asal. Termasuk ukiran dan dekorasi yang Anda inginkan pada pendopo.
- Anda tidak perlu menempatkan banyak furnitur di dalam pendopo. Cukup meja kecil, bantal-bantal besar sebagai sandaran duduk, dan alas lantai berupa karpet jika Anda ingin lesehan. Atau bisa juga Anda tempatkan sofa atau kursi malas untuk tempat duduk sambil membaca dan tidur-tiduran.
- Dan letaknya yang di luar rumah, tentu membuat pendopo menjadi cepat kotor dan berdebu. Jadi, sering-seringlah membersihkan ruangan ini dan jangan tempatkan barang-barang yang sensitif terhadap udara luar dan sinar matahari.
Merry Sondang/berbagai sumber
Foto.doc.net