RUMAH DIJUAL DENGAN BERBAGAI TYPE SESUAI KEBUTUHAN ANDA.

Fengshui Berita Rekomendasi Wawancara Property Unik Tips Event Renovasi

Home » Artikel » Tips » Cari Lokasi Tempat Tinggal yang Tepat di Bandung

Cari Lokasi Tempat Tinggal yang Tepat di Bandung
- +

24-07-2009 14:37:16
Dilihat : 8413 kali

Proyek Terkait

  • Tidak ada proyek terkait2

Artikel Terkait

Menemukan lokasi rumah idaman tak semudah seperti membalikkan tangan. Apalagi kalau rumah yang Anda dambakan berada di lokasi yang tidak strategis, harganya kurang bersahabat dengan isi kantong, ataupun fasilitas di sekitar rumah tersebut kurang mendukung kebutuhan dan keinginan Anda. Hmm, kalau sudah begini, mencari rumah impian bisa benar-benar menguras tenaga, waktu dan tentunya pikiran.

Untuk Anda yang berada di Bandung, sudahkah Anda menemukan lokasi yang tepat untuk rumah? Kalau sudah, apakah Anda merasa betah dan nyaman? Kalaupun belum, Anda bisa mencari tahu lokasi yang strategis untuk dijadikan tempat tinggal di Bandung.

Saat ini, sudah cukup banyak perumahan yang bermunculan di Kota Bandung dan sekitarnya, terhitung sejak dua tahun terakhir. Mulai dari kawasan timur, selatan, utara, barat hingga di tengah-tengah Bandung, dipenuhi dengan berbagai real estate yang keberadaannya disesuaikan dengan golongan masyarakatnya.

Pembangunan perumahan yang ada di Kota Kembang ini tampaknya mencoba mengikuti tingkat pertumbuhan penduduknya yang terus meningkat. Sejak 2006, Bandung yang memiliki luas total 16.767 ha menjadi salah satu kota terpadat di dunia dan jumlah penduduknya per satu ha telah berada di luar jalur standar dunia. Dengan kata lain, setiap area seluas satu ha di Bandung dihuni 155 jiwa sedangkan standar dunia menetapkan dalam satu hektar hanya ada 66 jiwa. Beberapa faktor penyebab bertambahnya penduduk ini karena Bandung memiliki daya tarik tersendiri dari wisata alam, belanja dan kulinernya.

Kota terbesar ketiga di Indonesia ini memiliki 33 kecamatan. Selama ini, kawasan terpadat di Bandung masih dimiliki oleh Cicadas, Pasirkoja, dan Ciroyom. Ketiganya berdekatan dengan beberapa fasilitas umum yang tentunya sering digunakan oleh masyarakat sendiri seperti pasar, jalan raya, sekolah, tempat ibadah, dan sebagainya. Jika Anda ingin mencari tempat tinggal di daerah ini sebaiknya dipikirkan kembali dampaknya bagi kenyamanan Anda sekeluarga.

Kawasan Bandung Selatan menjadi lokasi tempat tinggal yang paling pas bagi Anda yang lebih mengutamakan harga daripada jarak. Maksudnya disini developer membandrol harga rumah yang lebih bersahabat. Misalnya untuk rumah tipe 22, Anda sudah bisa mendapatkannya tidak kurang dari Rp 50 juta. Namun, untuk jarak dan transportasi menuju pusat Kota Bandung, kawasan ini terbilang cukup jauh (selain menempuh jalan tol). Belum lagi, tempat tinggal Anda akan berdekatan dengan banyaknya pabrik di sekitarnya membuat Bandung Selatan juga lekat dengan pemukiman kost bagi karyawannya.

Di Bandung Timur, Anda bisa mendapatkan rumah dengan harga yang diatas rata-rata perumahan di Bandung Selatan. Misalnya untuk rumah tipe 36 hingga tipe 70 saat ini memiliki harga sekitar Rp 120 juta–Rp 200 juta. Fasilitas di kawasan ini menyimpan suasana yang lebih tenang dan dekat dengan Kota Cimahi.

Untuk mereka yang ingin mencari ketenangan dan menikmati udara segar namun tidak terlalu jauh menuju kota, bisa memilih hunian di Bandung Utara. Ada tiga jalan utama yang menghubungkan kawasan tersebut yakni Jln. Ir. Djuanda, Ciumbeuleuit, dan Setiabudi. Anda bisa berkunjung ke beberapa tempat wisata yang berdekatan dengan lokasi ini seperti Taman Hutan Raya, Gunung Tangkuban Perahu, Wisata Bunga Cihideung. Oleh karena banyaknya tempat wisata berikut fasilitas umum di dalamnya Anda perlu merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan tempat tinggal disini yakni mulai Rp 300 juta keatas.

Anda ingin mencari tempat tinggal baru yang nyaman dan tidak jauh dari Kota Bandung? Silahkan saja melirik ke kawasan Bandung Barat. Berlokasi di Padalarang dan memungkinkan Anda hanya menempuh 15 menit menuju tol Pasteur dan 1,5 jam menuju Jakarta melalui Tol Cipularang.

 

 

(Ari Dwi Astuti/berbagai sumber)

Foto: doc.net

Artikel Terkait

Komentar