Membeli properti merupakan hal penting dan tidak boleh diremehkan. Dan Anda tentu tidak ingin melakukan kesalahan yang fatal. Berikut ini adalah 3 kesalahan utama yang sering dilakukan oleh para pembeli rumah. Mudah-mudahan Anda dapat menghindari kesalahan-kesalahan ini dan sukses bertransaksi di bisnis properti.
1. Membeli rumah yang salah
Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum membeli rumah adalah menentukan tipe rumah idaman Anda. Pastikan dengan jelas apa yang Anda inginkan dan Anda butuhkan. Karena belum tentu keinginan dan kebutuhan itu sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Buat daftar prioritas, pisahkan hal-hal yang harus ada dan yang tidak perlu ada.
Misalnya, saat ini Anda tertarik untuk tinggal di rumah besar bergaya Victorian, berlantai marmer, halaman dan taman yang luas, juga kolam renang kecil untuk keluarga Anda. Benar-benar rumah impian bukan? Dan mungkin Anda dapat membeli rumah idaman itu sekarang dengan KPR. Tapi pikirkan biaya perawatan yang mahal dan cicilan yang masih harus Anda lunasi. Dan nanti bila Anda terpaksa harus menjual cepat (short sale), maka harga pasarannya pasti akan turun.
2. Menolak berdiskusi dengan ahli properti
Para ahli ini bisa saja agen properti, bank atau notaris Anda. Biasanya para pembeli tidak mau repot-repot berkonsultasi dengan para ahli properti. Alasannya, karena pembeli menganggap sudah tahu banyak, jadi tidak perlu tambahan informasi lain. Juga mereka kurang percaya dengan pendapat ahli-ahli properti. Padahal para pakar ini tentu sudah berpengalaman menangani berbagai jenis transaksi dalam bidang properti. Dan mereka akan membantu agar Anda tidak tertipu dan tidak membuat kesalahan dalam memilih properti idaman Anda.
Misalnya, jika Anda tiba-tiba merasa tidak yakin dan berpikir untuk membatalkan pembelian rumah. Diskusikan masalah ini dengan agen properti Anda. Ia akan membantu mengatasi kekhawatiran Anda. Agen properti yang ahli akan mendapatkan kembali uang deposit Anda bila perlu.
3. Terburu-buru menambah utang
Banyak pembeli rumah sekarang terburu-buru membeli barang-barang mewah untuk rumah barunya ketika KPR sudah disetujui bank. Ini adalah kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para pembeli rumah. Sebaiknya Anda jangan menambah jumlah utang Anda, baik dengan memakai kartu kredit atau dalam bentuk kredit/cicilan. Terutama barang-barang seperti mobil, kulkas, televisi, atau furniture mewah. Ingat, penambahan utang Anda akan berpengaruh pada jumlah cicilan yang harus Anda lunasi.
(Merry Sondang/berbagai sumber)
Foto: doc.net