Bila telah terwujud nyata sebagian ataupun keseluruhan, Kota Modern Summarecon Bekasi berpotensi mendongkrak harga di kawasan sekitarnya. Sekarang pun, sekalipun pengembangan kota modern tersebut masih di tahap sangat awal, beberapa kalangan di sekitarnya sudah mencoba menaikkan harga properti yang dijual. Demikian dijelaskan Member Broker Era Ekspres, Bekasi, Marla Sanger, di Bekasi.
Ia mencontohkan, usai peluncuran produk pertama Summarecon Bekasi, sejumlah pemilik/penjual unit rumah di kompleks Duta Harapan meminta harga jual dinaikkan. Tepatnya dari kisaran Rp300 juta ke Rp450 juta. Mereka berasumsi bahwa dengan peluncuran Summarecon Bekasi, sepantasnya bahwa harga jual itu naik. “Namun, agen properti Era Ekspres sulit menjual dengan harga tersebut karena calon pembeli pun mengetahui harga pasar. NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) di sana sendiri kan belum berubah,” ujar Marla.
Marla menambahkan, jelas bahwa efek kehadiran Summarecon Bekasi dalam menaikkan harga di kawasan sekitarnya, memerlukan waktu. Kelak, efek yang diharapkan tersebut pasti terjadi. “Pengembangan kawasan Kelapa Gading oleh Summarecon pun makan waktu 10 tahun untuk melihatkan hasil sangat nyata, kan,” kata Marla.
Ia menjelaskan bahwa di mata konsumen properti di Bekasi, nama besar PT Summarecon Agung menjadi jaminan kepercayaan. Kesuksesan Summarecon mengembangkan Summarecon Kelapa Gading dan Summarecon Serpong, menjadi satu faktor yang melahirkan kepercayaan tersebut.
Ia menjelaskan, saat penjualan awal di Summarecon Bekasi, peminat sangat banyak: melebihi jumlah properti yang ditawarkan. Saat itu, agen properti di Era Ekspres yang mencarikan properti di sana untuk konsumen, sampai tak mendapatkan jatah sama sekali. “Padahal, di hari pertama penjualan, agen properti tersebut sejak subuh sudah ada di kantor pemasaran Summarecon Bekasi,” ujarnya.
Kota Modern Summarecon Bekasi terletak di pusat Kota Bekasi. Tepatnya di Jalan A. Yani. Menempati lahan sekitar 240 hektare, kota tersebut direncanakan diisi berbagai jenis properti. Itu meliputi kawasan komersial, hunian, dan fasilitas publik.
Saat ini, pengembang kota tersebut juga tengah membangun satu jalan layang panjang sebagai akses bagi masyarakat yang hendak menuju kota tersebut.
Dhit
Foto: Dhit