Ingin memangkas suhu ruangan via atap? Bisa. Gunakan saja genteng bitumen di atap Anda. Niscaya, suhu ruangan menurun. Manfaat genteng bitumen tak berhenti di situ. Masih ada lagi.
Terbuat dari bahan bitumen (aspal), campuran serat kayu-kertas, resin, dan mineral aditif, apa lagi keuntungan genteng tersebut? Mari kita simak bersama. Oh, ya, di Indonesia, genteng itu populer disebut genteng Onduline—salah satu merek genteng bitumen yang beredar di Indonesia.
1. Genteng bitumen lebih ringan dibanding genteng lain. Sekadar perbandingan, berat per lembar genteng bitumen adalah 6,4 kg (3,5 kg per m2); berat genteng asbes untuk ukuran yang sama mencapai 8 kg.
2. Lebih tahan pecah. Walau lebih ringan, genteng bitumen ternyata lebih kokoh, lebih tahan pecah.
3. Mampu meredam suara. Hujan nan turun rintik-rintik ataupun deras tak bakal mengganggu telinga penghuni rumah. Maklum, genteng bitumen sigap meredam bunyi tetes air hujan.
4. Tersaji dalam banyak warna. Contoh warna genteng bitumen adalah merah, cokelat, hijau, dan hitam.
5. Lentur dan mudah dibentuk. Ya, begitulah, genteng bitumen lentur dan mudah disesuaikan dengan bentuk rumah. Mudah digunakan dalam berbagai bentuk aplikasi. Juga tidak mudah patah saat dibentuk atau dipindahtempatkan.
6. Sangat kuat. Genteng bitumen kuat dan tahan tekanan angin. Bayangkan, terhadap tiupan angin berkecepatan 190-an km/jam, atap yang menggunakan genteng tersebut nggak ngaruh apa-apa.
Pun, atap bergenteng bitumen lebih tahan dari goncangan gempa bumi, sang gejala alam yang belakangan rajin bertandang ke Indonesia.
7. Tahan lama. Genteng bitumen bisa berusia 30 tahun.
8. Bebas perawatan dan pemeliharaan. Dengan demikian, genteng tersebut lebih ekonomis.
9. Lebih tahan air. Genteng bitumen punya struktur bergelombang yang sekaligus saluran udara sehingga mengurangi pengembunan. Struktur genteng tersebut juga tahan air.
Selamat mereguk manfaat genteng bitumen.
Dhit/Berbagai Sumber
Foto: Gettyimages/Jean Hin