Percepatan perbaikan perekonomian yang lebih kuat ketimbang yang diperkirakan telah menuntun pemulihan tingkat permintaan ruang kantor di Asia-Pasifik untuk kuartal pertama tahun 2010. Pasar diwarnai oleh meningkatnya sentimen positif yang dipicu oleh tindakan pemerintah sejumlah negara untuk memulihkan perekonomian—antara lain dengan memudahkan pemberian kredit serta memertahankan tingkat suku bunga yang rendah. Hal itu dijelaskan dalam siaran pers yang belum lama ini dikeluarkan Colliers International Indonesia.
“Beberapa perusahaan multinasional didukung oleh kondisi ekonomi yang lebih kuat dari yang diperkirakan. Mereka mengaktifkan kembali rencana bisnis properti mereka yang sebelumnya tertunda oleh krisis finansial,” ujar George McKay, managing director corporate services Colliers International Asia Pasifik. “Beberapa aktivitas pasar telah terlihat terutama di Hong Kong, Singapura, Beijing dan Shanghai,” ujar dia via siaran pers itu.
Sebagai contoh, di Hong Kong, perusahaan sektor finansial lebih aktif mencari ruang kantor baru di kuartal pertama tahun 2010. Hal ini diakibatkan oleh masuknya hedge fund dan ekuitas pribadi.
Contoh lain, di Beijing, perusahaan domestik yang bergerak di bidang finansial, teknologi, dan jasa, bergerak aktif mencari ruang kantor untuk kebutuhan mereka.
Secara keseluruhan, menurut siaran pers itu, pasar ruang kantor sewa di wilayah Asia-Pasifik kembali pulih, dengan harga sewa meningkat sebesar 0,9% keitmbang kuartal sebelumnya. Ini merupakan peningkatan pertama dalam satu setengah tahun terakhir.
Di sisi penjualan, tingkat permintaan investasi untuk properti perkantoran tetap kuat--meskipun kemandekan imbal hasil investasi di kuartal pertama tahun 2010 tetap berlanjut. Investor lokal tetap menjadi salah satu pemain kunci di kelompok tersebut. Sebagai tambahan, terdapat tanda–tanda kuat bahwa pendanaan properti akan kembali ke pasar.
McKay mengatakan, “Ke depan, tingkat permintaan untuk sektor perkantoran di wilayah Asia-Pasifik diperkirakan terus menguat. Itu mengantisipasi pertumbuhan ekonomi yang diharapkan terjadi selama beberapa tahun ke depan.”
Walau ada proyeksi bahwa suku bunga mungkin meningkat di akhir tahun 2010, menurut siaran pers itu, pasar menyepakati bahwa peningkatan itu akan berjalan lambat.
Ucap McKay, terkait harapan bahwa harga sewa akan meningkat lebih lanjut, saat ini seluruh wilayah utama memberikan gambaran menarik tentang siklus properti. Meski demikian, tingkat imbal hasil investasi yang menarik tetap menjadi tanda tanya.
Dhit
Foto: Gettyimages/Photo and Co