Jual Rumah Dengan Berbagai Type Sesuai Kebutuhan Anda

|  LOGIN
  shadow header2
  shadow banner top
  shadow banner bottom

- + Colliers Raih Posisi Kedua The Top 25 Brands
06-04-2010 15:09:25
Dilihat : 3362 kali

Colliers International, perusahaan jasa konsultan properti multinasional, berhasil meraih peringkat kedua dalam survei terbaru The Top 25 Brands dari Lipsey Survey. Ini merupakan peningkatan setelah tahun 2004 Colliers selalu berada di posisi ketiga. Sebelum itu, di tahun 2002, Colliers di peringkat keenam dan di tahun 2003, Colliers meraih peringkat keempat. Demikian menurut siaran pers yang dikeluarkan Colliers International Indonesia.

Chief Executive Officer Colliers International, Douglas P. Frye, mengatakan di siaran pers itu, bahwa peningkatan tersebut diraih berkat layanan berkualitas tinggi dan terbaik di kelasnya yang diberikan untuk seluruh dunia. “Setelah meraih posisi kedua, kami akan terus berusaha melaksanakan strategi agar menjamin klien mendapatkan servis maksimal dan konsisten dalam jangka panjang,” kata Frye.

 

Frye menjelaskan, saat ini Colliers dalam proses integrasi dengan beberapa perusahaan real estat komersial kelas dunia. Itu adalah FirstService Williams, FirstService PGP Valuation, serta PKF Hospitality and Hotel Consulting. “Integrasi tersebut akan menandai awal dari upaya kami meraih posisi puncak di survei tersebut,” katanya.

 

Lipsey Survey merupakan survei tahunan yang dilakukan untuk menjaring 25 merek terpopuler untuk industri real estat komersial. Hasil survei tersebut merupakan akhir dari proses pemungutan suara, diskusi grup secara informal, dan opini dari berbagai sumber. Penggelar survei itu adalah The Lipsey Company, sebuah perusahaan pelatihan dan konsultasi yang mengkhususkan diri pada industri real estat komersial.

 

Sumber-sumber tersebut adalah 50.000-an pemimpin bisnis sejumlah institusi (penerbit Real Estate Investment Trust/REITs, bank penjamin, broker properti komersial, manajer aset, manajer properti) dan profesional yang masih terkait dengan industri properti.

 

 

Achmad Adhito/press release

Foto: doc.net

Komentar