Selain tempat untuk memasak dan menyimpan bahan makanan, ternyata dapur adalah ruang yang paling fleksibel dibanding ruang lainnya di rumah. Karena dipakai sebagai tempat berkumpulnya seluruh anggota keluarga yang setiap saat berada di rumah. Dan ditambah dengan gaya hidup masa kini yang serba praktis, efisien dan bersih, Anda pasti membutuhkan dapur yang letaknya sedekat mungkin dengan ruang makan, bahkan mungkin menyatu dengan ruang makan.
Sebaiknya sebelum mengubah atau merenovasi dapur, Anda wajib merencanakannya baik-baik dan terinci dari awal hingga akhir. Lakukanlah beberapa penelitian terhadap perlengkapan, bahan dan produk yang ingin digunakan sebelum membelinya. Tujuannya agar memperoleh perbandingan harga lebih murah dan menekan biaya pengeluaran, baik untuk bahan bangunannya atau furnitur pengisinya.
Pastikan juga sirkulasi udara atau ventilasi dan cahaya sudah memadai untuk menciptakan dapur yang sehat, karena mengingat area ini memiliki tingkat kelembaban yang tinggi. Jika ruangan Anda terbatas, bisa memasang exhaust fan. Sebagai pilihan untuk membantu menghilangkan udara lembab.
Berikut beberapa macam jenis tema–tema yang dapat menjadi pilihan Anda untuk melakukan penyegaran atau perubahan pada dapur di rumah :
1. Dapur Cerdas
Pada pembuatan dapur cerdas, kegiatan interaksi masak-memasak dipusatkan di bagian tengah dapur. Tersedia sebuah meja, dimana kegiatan sebelum menuju kompor dilakukan saat sedang mempersiapkan bahan-bahan masakannya. Begitu pula dengan perabot dapur yang digunakan sangat berteknologi. Bahkan lebih dipilih yang memiliki multifungsi agar tidak terlalu banyak barang.

2. Dapur Terbuka
Jenis dapur seperti ini menonjolkan akses ke berbagai ruangan, sehingga siapapun bisa masuk dan terletak di lokasi yang strategis. Penggunaan furnitur yang dipakai biasanya lebih kepada lemari yang sekaligus digunakan untuk penyimpanan keperluan dapur. Karena siapa saja dapat masuk, maka dapur terbuka sengaja dibuat semudah dan sesederhana mungkin. Bahkan pembuatannya menggunakan material-material yang agar mudah dibersihkan jika terkena kotoran.

3. Dapur Minimalis Ala Kafe
Untuk desain dapur yang satu ini sering disebut sebagai dapur bersih. Karena kegiatan masak-memasak besar pastinya tidak dapat dilakukan di sini. Tapi lebih ditujukan untuk membuat aneka minuman dan makanan ringan yang tidak membuat dapur menjadi kotor. Sehingga cocok juga sebagai tempat menjamu kerabat, tamu dan sahabat ketika datang berkunjung.

4. Dapur Ramah Lingkungan
Untuk yang satu ini, pastinya mementingkan efesiensi hemat energi dan pemanfaat sumber daya alam. Artinya, ruangan dapur dibuat sesederhana mungkin dan banyak menggunakan pencahayaan dari sinar matahari yang muncul melalui jendela yang telah diatur sedemikian rupa berikut sirkulasi udaranya. Ditambah penggunaan furniturnya yang sedikit menggunakan bahan kayu dan dikombinasi dengan stainless steel.

5. Dapur Kontemporer
Dari namanya saja sudah terkesan tua dan monoton. Memang benar, dapur tipe desain kontemporer lebih memberikan tampilan sentuhan ringan, sederhana dan sedikit kuno. Begitu pula penggunaan furnitur pendukungnya, mengutamakan kepuasan si pemilik rumah, ketimbang mengikuti perkembangan jaman yang terus berubah.
Kini tinggal Anda bagaimana mengaplikasikan dapur yang diinginkan. Jadikan kegiatan masak-memasak menjadi hal yang menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
Dian Triasari/berbagai sumber
Foto : doc.net