Depok--PropertyKita:Serua, adalah kawasan di Selatan Jakarta yang termasuk dalam bagian administratif Kota Depok, Jawa Barat. Kawasan yang masuk dalam Kecamatan Bojongsari ini berbatasan dengan Ciputat dan Pamulang yang merupakan bagian dari Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Sebagai kawasan yang berbatasan langsung dengan Jakarta, Serua tak ubahnya kawasan lain yang mengitari Jakarta. Laju aktifitasnya bergerak 24 jam, maklum kawasan ini juga sebagai pintu masuk menuju kota Depok dan Bogor melalui ruas Jl. Cinangka-Bojongsari yang terkoneksi dengan Jl. Raya Parung, tembus hingga simpang Yasmin, Bogor. Maka tak heran kawasan ini menjadi ‘gula-gula’ dalam pengembangan industri properti, khususnya perumahan.
Salah satu pelopor pengembangan perumahan dikawasan ini adalah Vila Inti Persada, kemudian Taman Tamansari Puri Bali yang dikembangkan oleh PT Wika Realty. Kemudian juga hadir Perumahan Serua Indah, Purinusa Serua lalu juga ada perumahan Greenland Forest Park Residence yang dikembangkan Relife Green Development. Rata-rata perumahan ini dikembangakan dengan luas lahan di atas 3 hektar.
Menariknya lagi, dalam setahun belakangan, banyak bermunculan perumahan baru disekitar ruas jalan ini. Sebut saja Perumahan Griya Utama Serua dan Pesona Alam Serua dan beberapa lainnya lagi. Perumahan ini kebanyakan dikembangkan dengan ukuran lahan sedikit. Seperti, Griya Utama Serua hanya terdiri dari 24 unit dan 11 area komersial berupa ruko di depan proyeknya. Sementara Pesona Alam Serua berdiri di atas lahan 1,1 hektar dengan jumlah sebanyak 36 unit.
Untuk harga perumahan Pesona Alam Serua menawarkan harga terendah mulai dari Rp125 juta dengan ukuran 36/60 meter persegi. Sementara ukuran lainnya yang ditawarkan adalah 36/72 meter persegi dengan harga Rp151 juta, kemudian juga ada tipe 36/96 meter persegi dengan harga Rp196 jutaan. Sementara Griya Utama Serua hanya menawarkan satu tipe yakni 42/80 meter persegi dengan harga Rp220 jutaan.
Menilik harga rumah-rumah yang dipasarkan, memang tidak bisa dikatakan murah lagi, sehingga bisa disebut harga dikawasan ini bukan untuk kelas bawah. Cenderung kelas menengah dan cukup bersaing dengan perumahan lain yang berada lebih dekat dengan pusat aktivitas di Depok atau Pamulang. Ini tak dipungkiri karena harga tanah yang ada di kawasan ini tak lagi murah, saat ini kisarannya Rp1 juta/meter persegi.
Nah, tak disangkal penambahan infrastruktur, penataan lingkungan adalah juga faktor pendongkrak harga tersebut. Kondisi jalan yang relatif baik dan masih bebas macet, membuat daerah ini terhitung accessable bagi pekerja yang berkantor di bagian selatan atau barat daya kota Jakarta. Dan tentunya rencana pengembangan beberapa ruas jalan Jakarta Outer Ring Road (JORR) II yang akan melintas juga salah satu sebabnya. Dari tujuh ruas tol bagian dari JORR II itu, yang mencapai kawasan ini adalah Cinere-Jagorawi (14,7 km), Depok-Antasari (21,7 km) dan Cinere-Serpong (10,14 km). mhsyah