Jakarta--Propertykita: Sebagai perusahaan pengembang terbesar di Indonesia, Agung Podomoro Land terlihat makin gencar mengepakkan sayapnya di di sektor properti ini. Ini bisa terlihat dari beberapa proyek yang akan dikembangkan oleh perusahaan properti yang berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp800 miliar dengan jangka waktu lima tahun ini.
Dalam sambutannya saat event “Media Gathering Jelang Ramadan” di Central Park, Podomoro City, Jakarta, Selasa (17/7), Indra Widjaja Antono, Direktur Marketing Agung Podomoro Group, mengatakan, dukungan rekan-rekan media selama ini merupakan salah satu kunci sukses dari proyek-proyek yang dikembangkan oleh Agung Podomoro.
Mulai Jakarta hingga Makassar
Beberapa proyek yang akan disajikan Agung Podomoro tersebut, yakni Vimala Hills, Podomoro City Extension (SOHO), Metro Park Residences, Parahyangan Residences, dan JW Mariott, Bali. Vimala Hills merupakan proyek berupa hunian dan resor yang dikembangkan di atas lahan seluas 85 hektare (ha) di kawasan Ciawi, Bogor. Proyek yang dikelola oleh Pullman Hotel ini nantinya akan menjadi satu-satunya resor dengan hotel bintang lima di kawasan sejuk ini.
Sementara Podomoro City Extension (SOHO) merupakan kawasan komersial dan perkantoran dua menara yang diperuntukkan bagi small office home office, yang akan menjadi perluasan dari Podomoro City. Adapun Metro Park Residences merupakan hunian apartemen dua menara di daerah Kedoya, Jakarta Barat, dengan luas sekitar 1,9 ha.
Tak hanya di Jakarta dan sekitarnya, Agung Podomoro juga bakal membangun hunian apartemen dua menara bertitel Parahyangan Residences di Ciumbuleuit, Bandung, dengan 23 lantai di atas lahan seluas 1,1 ha. “Potensi pasar apartemen di Bandung cukup tinggi. Terlebih wilayah ini adalah area pendidikan dan tempat berkumpulnya mahasiswa,” terang Indra beberapa waktu lalu.
Dan tak ketinggalan, sebuah hotel bintang lima, JW Marriott Hotel and Resort, pun kini tengah dibangun di Nusa Dua, Bali, dengan luas 7,8 ha dan membentang 250 meter di sepanjang pantai. Rencananya, penginapan eksklusif ini bakal memiliki 400 kamar dan 17 vila di pinggir pantai. Bahkan, Agung Podomoro juga telah mengakuisisi lahan seluas 15 hektare di Makassar, Sulawesi Selatan. Dan menurut Indra, pihaknya melihat ada potensi lahan tersebut dapat dikembangkan menjadi 300 hektare. Hmm…(zalhanif@propertykita.com)