Jual Rumah Dengan Berbagai Type Sesuai Kebutuhan Anda

|  LOGIN
  shadow header2
  shadow banner top
  shadow banner bottom

- + Yuk, Hadirkan “Taman Langit” (2)
26-08-2010 09:17:04
Dilihat : 3756 kali

Di tulisan sebelumnya, kita telah mengulas beberapa poin tentang taman atap alias roof garden. Antara lain, telah disinggung bahwa di banyak negara maju, taman tersebut telah lama hadir, bahkan telah jadi keharusan. Pun, telah kita bicarakan bahwa taman tersebut tak bisa dihadirkan sembarangan karena memerlukan konstruksi atap nan khusus.

Nah, di balik semua gempita perihal taman tersebut, apa sih manfaatnya secara rinci?

 

Kini, mari kita menyimak bersama keuntungan-keuntungan nan disuguhkan sang “taman langit” tersebut.

1. Bila menghadirkan taman atap, penghematan biaya konsumsi energi (listrik) bisa didapat. Di satu rumah, taman atap piawai menurunkan suhu ruangan. Alhasil, pendingin udara ataupun kipas angin tak perlu sering dihidupkan—atau malah tak perlu digunakan.

Untuk bangunan komersial seperti rumah sakit, taman atap bisa menurunkan konsumsi listrik sampai 50%.

Alhasil, cepat atau lambat, duit yang mesti digerojokkan guna kehadiran taman tersebut, bisa kembali ke kantong.

Oh, ya, suhu yang turun bukan hanya di lantai atas, namun juga bisa dialami lantai bawah.

Secara ringkas dan sederhana, penurunan suhu ruangan tersebut di kisaran 3 derajat celcius sampai 4 derajat celcius.

2. Dengan taman atap, kadar estetika satu rumah ataupun bangunan lain, bertambah. Hal ini tentu tak perlu diragukan lagi. Bayangkan, atap  yang biasanya hanya diisi dataran dak beton yang kering, kini tampil indah: penuh oleh berbagai tumbuhan/rumput nan hijau, segar dipandang.

3. Berkat taman atap, kualitas udara nan dihirup penghuni rumah ataupun pengguna bangunan lain, lebih baik. Itu karena tumbuhan di taman tersebut lihai mengikat gas nitrogen, karbon monoksida, dan karbon dioksida.

4. Dengan komposisi tanaman tertentu, taman atap bisa meredam ataupun memantulkan suara. Bayangkan, suara yang dipantulkan bisa sampai 3 desibel; suara yang diredam di kisaran 8 desibel.

5. Kala menghadirkan taman atap, pemilik rumah ataupun pengelola gedung sebenarnya telah ikut memerluas ruang terbuka hijau di satu kota. Penambahan ruang terbuka hijau berimplikasi kepada terdongkraknya oksigen kota. Semua itu terjadi bila rumah ataupun bangunan yang punya taman tersebut berjumlah berarti.

Sebenarnya, taman atap seluas 150-an m2 melahirkan cukup oksigen selama 24 jam untuk seseorang.

6. Berkat roof garden pula, area resapan air hujan di satu kota bertambah. Bila didesain dengan baik, taman atap bisa mengurangi 50% sampai 90% dari keseluruhan air hujan yang mesti dibuang ke selokan.

Bila disandingi satu sistem penampungan/pengelolaan air hujan yang punya tangki penyimpanan air, sudah tentu luberan air tersebut ke parit kian berkurang.

Dengan demikian, bukankah sedikit-banyak bahaya banjir di satu kawasan ikut berkurang?

7. Kehadiran taman atap juga meningkatkan daya tahan atap. Begini, itu karena taman tersebut melindungi atap dari sejumlah hal: radiasi ultraviolet, rasio ozon nan tinggi, dan hujan.

Tanpa taman itu, daya tahan atap data/dak berkisar 15 sampai 25 tahun. Nah, berkat taman itu, umur si atap bisa melar.

 

Dhit/Berbagai Sumber

Foto: Gettyimages/Alex Learmont Pictures

Komentar