Faktor kekuatan feng shui yang terdiri atas langit, bumi, dan manusia ini, konon akan membawa kekuatan energi yang sangat positif di tahun 2012. Bahkan,para pakar menyebut tahun naga air ini merupakan simbol pembaharuan dan titik awal yang baru dan dipercaya menjadi tonggak waktu yang menandai berbagai peristiwa. Mengapa? Naga air kali ini dipercaya menjadi pusaran energi pertumbuhan dunia yang 2/3-nya terdiri dari air. Ini juga diperkuat dengan air sebagai sumber kehidupan segala makhluk, hingga keadaan tubuh kita yang nyatanya berisi 90 persen air!
“Tahun Naga kali ini disebut tahun naga air karena batang langit berunsur air positif (ren) dan cabang bumi berunsur tanah positif (chen). Istilah akademik pada ilmu feng shui disebut tahun Ren Chen,” kata ahli feng shui Sidhi Wiguna, seperti dikutip Sumeks.
Sidhi menambahkan, sektor terbaik untuk tahun ini adalah barat yang kedatangan bintang nomor delapan yang memberikan efek positif untuk kesejahteraan. Menurutnya, bagi yang memiliki rumah yang menghadap ke arah barat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk peningkatan pemasukan keuangannya. Adapun bagi yang memiliki rumah menghadap arah selatan dapat memanfaatkan hadirnya bintang bagus ini untuk meningkatkan kesejahteraan.

Nah, untuk rumah yang menghadap arah utara disarankan menjalankan gaya hidup sehat agar energi penyakit yang dibawa oleh bintang nomor dua tidak melumpuhkan aktivitas sang empunya. Yng perlu diwaspadai juga adalah arah barat daya. Pasalnya, bagi yang memiliki rumah menghadap ke arah ini perlu mempertinggi rasa toleransi dan meningkatkan kesabaran agar tak terlibat dalam percekcokan yang tidak perlu yang dapat menguras waktu dan energi.
Lain lagi dengan arah timur yang mendapat bintang nomor empat yang melambangkan romance dan akademik. Bagi yang memiliki rumah yang menghadap arah timur dan masih single, tahun ini merupakan datangnya kesempatan bagus untuk menemukan pasangan. Sementara bagi yang telah berumah tangga, menurut Sidhi, perlu waspada terhadap datangnya orang ketiga dalam kehidupannya.
Adapun tenggara diramalkan merupakan arah paling berbahaya karena kedatangan bintang nomor lima yang melambangkan bencana. Karenanya, bagi yang memiliki rumah menghadap arah tenggara disarankan untuk tidak melakukan pekerjaan renovasi maupun memperbaiki taman dengan mencangkul taman pada sektor tenggara.
Properti Masih Mencorong
Menyoal bisnis, prospek bisnis yang dipengaruhi elemen kayu dipercaya bakal menjadi primadona, semisal tekstil, kertas buku, media, hingga makanan dan consumer goods. Selain kayu, elemen tanah yang juga dipercaya bakal membuat bisnisnya kinclong mencakup pertambangan dan properti. Bahkan, menurut salah seorang pakar, untuk bisnis tanah dan kayu ini diramalkan akan meraih sukses, meski harus melalui kompetisi yang sangat ketat.
Seperti diungkapkan Bobby Jayanto, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tanjungpinang, kepada Tanjungpinang Pos. Sebagai salah seorang tokoh warga Tionghoa, menurutnya, secara pribadi bisnis yang baik dikembangkan di tahun naga adalah bisnis properti. “Kalau pribadi, bisnis properti yang baik dibuka di tahun naga mendatang,” kata Bobby
Naga diketahui sebagai salah satu shio terkuat dan paling beruntung dalam zodiak atau astrologi Cina. Shio ini dikenal suka memberi, cerdas, keras kepala, dan tahu apa yang mereka inginkan dan bagaimana meraih keinginan mereka. Sang naga pun tampaknya pandai meraih perhatian.
Menyoal faktor lokasi sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan produk properti juga tetap harus menjadi perhitungan. Penetapan lokasi yang biasanya harus diikuti dengan feng shui yang menetapkan kepala naga sebagai acuan dalam bisnis tersebut, nyatanya masih salah dalam pengertiannya. Sebab, kepala naga menurut feng shui mencerminkan lokasi atau tempat di mana pusat kekuasaan berada.

Sementara dalam acara diskusi beberapa pekan lalu dengan para wartawan di Jakarta, Kennard Symkoputro, Direktur Coldwell Banker, menyebut bahwa tahun 2012 ini outlook bisnis properti masih positif. “Properti berkembang, dan sektor lain pasti berkembang," terangnya.
Ia menambahkan, nantinya banyak perusahaan yang akan membangun kantor di Jakarta Barat karena harganya yang masih terbilang murah dibandingkan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Pembangunan properti baru ini pun tentunya akan banyak memberikan efek positif terhadap perkembangan sektor-sektor yang lain sehingga membuat wilayah tersebut akan berkembang dengan pesat.
*Diolah dari berbagai sumber