Harga Pendingin Makin ‘Panas’? : Elektronik - PropertyKita.com

Jual Rumah Dengan Berbagai Type Sesuai Kebutuhan Anda

|  LOGIN
  shadow header2
  shadow banner top
  shadow banner bottom

- + Harga Pendingin Makin ‘Panas’?
22-12-2011 16:59:47
Dilihat : 660 kali

PropertyKita: Sebagai aksesori yang dibutuhkan sebuah ruangan, kehadiran pendingin (AC--air conditioner) bukan hanya sebagai penyejuk, namun juga mampu memberikan kenyamanan hingga memurnikan udara dari partikel debu. Naiknya permintaan pendingin udara ini pun senantiasa karena didorong perubahan iklim yang terus membuat suhu udara di sekitar kita menjadi panas.

Namun, nyatanya harga pendingin ruang yang telah banyak dipakai ini tak juga menjadi “dingin”. Ini tak berlebihan mengingat teknologi yang dipakai pun semakin berkembang. Tengok saja di tahun ini berbagai produsen AC berlomba menyajikan teknologi teranyarnya. Misalnya Sharp yang menghadirkan 3 seri AC terbarunya, yakni Sayonara Panas V, Eco Inverter, dan Seri Warna. Perusahaan yang mengklaim telah menguasai 20% market share ini yakin dengan ketiga seri terbaru tersebut, AC buatan Sharp akan dapat merebut 25% pangsa pasar pendingin ruangan sekelasnya.

Keunggulan yang ditawarkan produk baru ini, di antaranya meliputi fitur Plasmacluster yang disempurnakan dari generasi sebelumnya, hemat energi atau low wattage system dengan hanya mengonsumsi listrik hingga 330 watt saja, serta AC tetap beroperasi dingin walaupun tegangan tidak stabil dan turun sampai dengan 160 volt. Sementara itu untuk harga yang ditawarkan, produk ini mematok mulai dari sekitar Rp 2 jutaan.

 

Munculnya Fitur-Fitur Pencari Titik Panas

Lain lagi yang dihadirkan produsen lainnya, Mitsubishi Electric. Pendingin udara yang dihasilkan produsen ini telah menciptakan sistem inverter split deluxe. Model-model fitur unik yang berupa sensor ini diklaim terus-menerus memindai kamar mencari titik panas atau dingin dan secara otomatis mengarahkan aliran udara untuk memperbaiki suhu.

Sistem inverter ini diketahui bakal mengontrol kontrol tegangan listrik, arus, dan frekuensi perangkat listrik seperti motor kompresor di AC. Sistem ini juga diklaim dapat menghilangkan konsumsi listrik yang berlebihan, namun tetap bisa menyediakan lingkungan ruangan yang paling nyaman. Ditambah lagi, keunggulan lainnya adalah dari sisi pembiayaan karena sistem ini dapat mencapai efek sinergis yang memungkinkan perbaikan dalam pemanasan/pendinginan efisiensi kinerja hingga menghasilkan konsumsi energi yang lebih rendah.

Fitur pencari panas ini juga diterapkan oleh produsen lainnya lagi, yakni Panasonic. Produk pendingin udara terbarunya diklaim dapat mendeteksi kehadiran orang dan juga aktivitasnya di dalam ruangan sehingga semakin hemat listrik hingga 20% lagi dengan tingkat kenyamanan yang maksimal.

Dalam produk ini bakal terdapat patrol sensor dengan 3 warna indikator yang dapat mendeteksi dan memurnikan udara ruangan. Tiga warna indikator patrol sensor ini pula secara aktif memonitor kondisi udara, mendeteksi tingkat kekotoran udara, serta memurnikan udara dari partikel debu yang berbahaya bagi kesehatan, walaupun AC dimatikan. Ditambah lagi, seperti juga ditawarkan produsen lainnya, sistem yang dapat melumpuhkan lebih dari 99% bakteri, jamur, dan virus yang ada di udara.

Nah, dengan berbagai persaingan dari para produsen pendingin udara di atas, tentunya bakal memicu harga produk ini untuk “mendingin”. Namun, jangan lupa, pilihlah pendingin udara yang sesuai dengan kapasitas dan luas ruangan yang Anda gunakan, tentunya untuk mendapatkan hasil udara sejuk nan menyegarkan! -AP/ZH

Komentar