Jual Rumah Dengan Berbagai Type Sesuai Kebutuhan Anda

|  LOGIN
  shadow header2
  shadow banner top
  shadow banner bottom

- + Menyingkap Beberapa Hal tentang Anggrek
22-12-2010 08:07:37
Dilihat : 1508 kali

Anggrek. Hampir setiap orang di Tanah Air ini rasanya tak asing dengan kembang cantik tersebut. Sang penggemar anggrek demikian telaten merawat kembang tersebut. Adapun yang lain, sekalipun tidak menanam, hampir pasti senang memandang  kembang itu.

 

Di balik popularitas tersebut, tercatat beberapa hal tentang anggrek yang belum banyak kita ketahui, hal-hal nan menarik.  Itu diungkapkan oleh Rizal Djaafarer, pemilik sebuah kebun anggrek di Lembang, Bandung, Jawa Barat.

 

Mari kita simak penjelasan Rizal tentang itu—disarikan dari satu talk show yang digelar di Perumahan Metland Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

 

1. Publik hanya mengenal beberapa jenis anggrek di Indonesia. Antara lain anggrek bulan. Padahal, sesungguhnya jenis anggrek di Indonesia sangat banyak, mencapai 5.000-an.

 

Itu pun baru yang teridentifikasi.

 

Pun, di Indonesia, banyak spesies anggrek yang lain ketimbang yang lain, menarik sekaligus janggal. Misal, anggrek bulan terbesar di dunia ada di Kalimantan.

 

Pun, ada anggrek yang ekstra-besar, panjang daunnya mencapai 2 meter.

 

2. Banyak yang menyukai anggrek, namun tidak memelihara kembang apik tersebut dengan berbagai alasan, antara lain keterbatasan waktu.

 

Itu sebenarnya tidak terlalu tepat. Sebab, memelihara, memproduksi, dan memerbanyak anggrek, tidaklah sulit. Yang sukar yakni hal berikut: menumbuhkan minat/kemauan untuk mencintai dan memelihara anggrek.

 

Bila minat itu ada, segala kesulitan tentu bakal bisa diatasi.

 

Bila pekarangan rumah nan sempit menjadi penghalang, minat bisa meruntuhkan halangan  itu. Misal, di pekarangan yang sempit pun, memelihara anggrek tetap bisa berjalan.

 

Itu dengan menggantungkan anggrek di dinding luar. Juga dengan menempelkan anggrek di pohon pelindung di pekarangan.

 

3. Harga anggrek bervariasi.

 

Untuk umum, harga tersebut terjangkau. Berkisar Rp25.000 sampai Rp100.000 per pohon.

 

Adapun anggrek yang diburu para kolektor sudah tentu lebih berharga melangit: ada yang seharga Rp65 juta.

 

Dalam hal ini, seseorang yang ingin membiakkan uang via anggrek perlu berhati-hati bila ingin menapaki ranah anggrek ekstra-mahal itu. Tidak otomatis keuntungan besar menganga dari anggrek seperti itu.

 

Ingatlah kepada wabah anthurium mahal yang hanya berlangsung sebentar.

 

4. Dalam merawat anggrek, jelas bahwa beberapa hal perlu diperhatikan. Itu antara lain sebagai berikut:

 

a. Anggrek perlu berada dalam suhu 28 sampai 32 derajat celcius.

 

b. Kelembapan suhu di sekitar anggrek seyogyanya melebihi 75%.

 

c. Anggrek perlu diupayakan tidak langsung diterpa sinar sang surya.

 

Dhit

Foto: Dhit

 

 

 

 

 

Komentar