
Mempercantik rumah bisa dilakukan dari berbagai sisi, bagian depan, belakang, dan di dalam. Kalau selama ini Anda hanya fokus memperhatikan tampilan taman di bagian depan, jangan lupakan keberadaan taman di belakang. Rumah semakin asri, nyaman, dan Anda kian betah berada didalamnya.
Berikut, ada 3 alasan yang membuat rumah Anda memerlukan taman belakang:
1. Rumah akan semakin terang di pagi hari karena cahaya sinar matahari akan dapat masuk dari depan dan belakang rumah.
2. Sirkulasi udara akan terjaga dengan lebih baik karena adanya udara yang masuk dari depan dan belakang rumah. Anda sekeluarga pun terbebas dari hawa panas.
3. Anda pun bebas melakukan berbagai aktivitas disini mulai dari bersantai, berkebun, berolahraga hingga memasak dan makan bersama keluarga (ala barbeque).


Jadi, sudah paling pas kalau Anda memilih area ini untuk melepas kepenatan sehabis bekerja seharian, mulai dari sekedar duduk-duduk hingga berolahraga tanpa harus jengah karena dilihat orang/tetangga.
Karena umumnya lahan untuk taman belakang ini tidak selalu luas dan berbeda-beda bagi tiap hunian, Anda tinggal menyesuaikan keinginan dan kebutuhan untuk area ini. Tidak seperti taman depan rumah yang mengutamakan tampilan fitur pribadi, taman belakang ini tinggal Anda ramaikan dengan sentuhan artistik dan nuansa alam. Apalagi jika sebelumnya ‘hanya’ diisi oleh tempat jemuran dan tempat menyimpan barang.
Untuk dapat memiliki taman belakang favorit, apa saja yang bisa Anda lakukan?
- Sebaiknya Anda perhatikan dua bentuk metode untuk meningkatkan tampilan natural. Ada 2 sisi yang perlu Anda kembangkan di taman ini yakni dari soft landscaping (menanam tanaman, rumput serta pohon) dan hard landscaping (memasang ubin, pagar/tembok, dan sebagainya)
- Setelah menentukan kedua metode ini, Anda bisa menyesuaikan lahan dengan jenis tanaman dan apa-apa saja yang dapat diletakkan di dalam taman. Misalnya, taman Anda lebih pas ditanami oleh tanaman yang tahan sinar matahari, atau bisa juga ditambahkan kolam renang atau cukup kolam ikan, dapat ditambahkan oleh gazebo, sarana bermain untuk anak, jembatan mini diatas kolam, lampu hias dan lain-lain.



- Di halaman belakang rumah Anda ada sumur? Kenapa tidak mengubahnya menjadi meja? Aplikasikan batu-batu alam untuk membuatnya tampil lebih natural dan bangun sebuah dinding cekung dibelakang sumur ini sebagai latar belakang sumur. Lalu letakkan beberapa kursi di sekelilingnya. Jadi Anda bisa duduk-duduk, membaca ataupun sekedar mengobrol dengan keluarga/kerabat dekat.
- Ingin membuat tampilan beda dari halaman belakang? Coba saja taman minimalis. Intinya, Anda membuat perbedaan yang kontras antara soft landscaping dengan hard landscaping-nya. Jika dinding dan pot tanaman berwarna putih/abu-abu, Anda padukan dengan jenis tanaman serba hijau polos. Lalu aplikasikan lantai yang menggunakan batu-batuan alam dan kolam yang juga terbuat dari batu alam.
- Jangan lupa sertakan jalan setapak di taman ini, apalagi jika Anda mengguakan rumput Jepang sehingga rumput ini dapat tumbuh dengan baik (karena tidak sering diinjak). Selain itu, jalan setapak yang terbuat dari bebatuan ini akan menambah estetika. Bentuknya bisa lurus ataupun berkelok-kelok. Sementara itu, bahannya bisa dari batu alam, kayu atau beton yang dicetak kotak atau bulat. Hindari bahan keramik karena sifatnya menyerap panas.

(Ari Dwi Astuti/berbagai sumber)
Foto: doc.net