Jual Rumah Dengan Berbagai Type Sesuai Kebutuhan Anda

|  LOGIN
  shadow header2
  shadow banner top
  shadow banner bottom

- + Peluang Menjadi Franchisee Developer
01-02-2012 12:23:40
Dilihat : 937 kali

Jakarta PropertyKita.com: didA Group adalah perusahaan pengembang perumahan yang berdiri sejak tahun 2002. Dibidani oleh orang-orang yang menggeluti  dunia developer lebih dari 15 tahun dan didukung SDM yang profesional dan berpengalaman. Pada awalnya didA merintis perusahaan melalui sistem kemitraan biasa, kemudian ditingkatkan melalui sistem BO (Business Opportunity). Tahapan ini merupakan langkah ke sistem franchise yang mulai diterapkan di awal tahun 2010 dengan brand baru, Bahana Paramarta.

Franchise Bahana Paramarta memberikan peluang pada siapaun untuk menjadi owner pengembangan perumahan. Mulai dari lahan yang minim hingga yang lapang dan juga untuk orang awam sekali pun terkait bisnis properti.

Dikatakan Presiden Direktur PT Bangun Properti Indonesia (Bahana Paramarta), Bambang Subagio Ho, Bahana Paramarta merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh semua orang untuk menjadi Business owner dengan inti usaha pengembang perumahan. Hanya dengan bermodalkan tanah minimal 5.000 m2 dan kapitalisasi yang relatif minim, masyarakat dapat menjadi developer.

“Bahama Paramarta menawarkan paket sistem manajemen dan sumber daya manusia untuk mengembangkan lahan dan kapital yang telah dimiliki oleh investor baik individual, maupun badan hukum yang tertarik menjadi franchisee atau waralaba. Sistem yang kami tawarkan memiliki kelebihan autopilot management, great profit dan sustainable,” jelas Bambang.

Autopilot management membuat bisnis ini dapat berjalan dengan baik tanpa keterlibatan aktif dari si pembeli waralaba. Juga tak perlu pusing dalam memikirkan teknis bisnisnya. Great profit tentunya sangat menjanjikan yang memungkinkan pembeli waralaba mendapatkan keuntungan maksimal. Kelebihan lain dalam bisnis ini adalah sustanaible. Sistim ini membuat bisnis terus berjalan walau proyek sudah rampung dan terjual. Ada kesempatan untuk terus bergabung mengembangkan ke lokasi-lokasi lain.

Ada 3 paket waralaba yang ditawarkan yang diklasifikasikan berdasar kelas perumahan, mulai dari kelas sederhana, menengah, hingga atas. Kelas sederhana mensyaratkan tanah seluas 2,5 ha, menengah (2 ha) dan menengah atas (1,5 ha).

Sementara jumlah modal dana yang harus disetor calon developer sebesar Rp750 juta, Rp1,5 miliar dan Rp2 miliar. Jumlah modal ini dialokasikan untuk kantor, mobil operasional, pemasaran dan promosi, perijinan dan legalitas, jalan dan saluran, rumah contoh, pagar tembok klaster, JTR dan PJU, pintu gerbang dan taman, papan nama perumahan dan Billboard serta operasional kantor selama 5 bulan pertama.

Ada pun harga jual rumah yang disarankan adalah Rp80 juta-120 juta (rumah sederhana), Rp200 juta-300 juta (menengah), dan Rp450 juta-700 juta (menengah atas). Dari masing-masing klasifikasi paket tersebut, investor wajib menyetor franchise fee sebesar Rp250 juta untuk perumahan kelas sederhana, Rp350 juta (menengah), dan Rp500 juta untuk kelas menengah atas. Paket ini berlaku selama 5 tahun operasi. mhsyah

Komentar