Jual Rumah Dengan Berbagai Type Sesuai Kebutuhan Anda

|  LOGIN
  shadow header2
  shadow banner top
  shadow banner bottom

- + Agar Plafon Anda Kebal Api
13-07-2010 08:41:21
Dilihat : 4381 kali

 Buat plafon hunian Anda, ada beberapa alternatif bahan nan disuguhkan pasar. Antara lain bahan gypsum, asbes, tripleks, dan lain-lain.

 

Namun, seribu satu sayang, bahan-bahan tersebut mengidap banyak kelemahan. Antara lain tidak tahan api. Alhasil, saat korsleting terjadi di plafon, api dengan cepat menyebar ke banyak tempat, si jago merah berpotensi besar memangsa rumah.

 

Mengatasi hal tersebut, ada plafon alternatif nan tak merayapkan api, pula punya sejumlah kelebihan lain. Itulah plafon berbahan kalsium silikat keluaran NusaLux.—satu produsen bahan bangunan yang bermarkas besar di Demak, Jawa Tengah.

 

Sekarang, marilah kita menyimak beberapa keunggulan plafon kalsium silikat selain tahan api/panas.

 

1. Plafon tersebut terdiri dari tiga lapisan. Paling dasar adalah papan kalsium silikat. Di tengah, ada lapisan cat. Lantas, di permukaan, ada lapisan motif/warna.

 

2. Berkat lapisan motif tersebut, plafon tersebut cekatan memercantik langit-langit rumah. Berbagai motif/warna tersedia, antara lain grey, blue, pink, kembang yang dikitari garis kotak, dan lain-lain. Alhasil, plafon rumah tak lagi tampil monoton.

 

3. Plafon kalsium silikat tersebut mudah-cepat dipasang karena menggunakan sistem rangka tampak. Efisiensi biaya pun didapat dari situ.

 

4. Plafon tersebut lebih aman bagi kesehatan karena tak mengeluarkan debu. Dalam pembuatan, plafon tersebut dikeringkan dengan sistem autoclave sehingga bahan baku yang digunakan saling mengikat erat.

 

5. Tahan gangguan rayap. Ya, seperti itulah: karena terbuat dari kalsium silikat, plafon itu tahan serangan rayap.

 

6. Berkat bahan kalsium silikat itu pula, plafon itu tahan lembap.

 

7. Tanpa asbes. Alhasil, plafon tersebut lebih bersahabat bagi kesehatan penghuni rumah. Risiko bahwa setelah puluhan tahun penghuni rumah terkena penyakit paru-paru gara-gara menghirup udara yang tercemar oleh asbes, bisa dihindari.

 

Dhit/Berbagai Sumber

Foto: Dhit

Komentar