Jual Rumah Dengan Berbagai Type Sesuai Kebutuhan Anda

|  LOGIN
  shadow header2
  shadow banner top
  shadow banner bottom

- + Merawat Lantai Parket yang Tidak Repot
25-03-2009 16:02:12
Dilihat : 19853 kali

Parket (parquet) adalah salah satu bahan lantai yang populer dan kini sering dipakai di rumah-rumah. Dengan berbagai pilihan warna dan model, parket yang berbahan dasar kayu termasuk tahan lama dan sangat cocok dijadikan investasi untuk lantai Anda. Sebenarnya parket ialah lembaran kayu berbentuk persegi yang juga disebut ubin kayu, karena fungsinya sama seperti ubin/keramik lantai (juga dalam berbagai ukuran).

Produk ini berbentuk lempengan-lempengan papan kecil yang disatukan melalui sistem penyambungan yang akurat dan perekatan yang kuat. Lalu dipasang sebagai ubin lantai dengan bantuan perekat khusus dan penyelesaiannya berupa laminasi melamin yang mengilap.

Untuk perawatan, lantai parket memang perlu perhatian khusus, seperti ketika Anda merawat furnitur kayu. Tapi jika Anda tahu tips dan trik untuk menjaga lantai parket tetap awet, Anda tidak perlu lagi khawatir. Selamat mencoba!

1. Biasakan menyapu lantai parket Anda tiap hari agar debu tidak bertumpuk. Pakailah sapu berbulu lembut atau penyedot debu (vacuum cleaner) untuk membersihkan dan lanjutkan dengan lap kering untuk mengangkat sisa-sisa debu.

2. Mengingat bahan utama parket terbuat dari kayu, maka musuh utamanya adalah kelembaban. Disarankan merawat lantai parket dengan penyedot debu atau sapu saja. Jangan pernah mengepel lantai parket karena genangan air yang terkurung di lapisan plywood bisa melapukkan kayu. Selain itu, dengan meningkatnya kelembaban pada parket dapat menimbulkan perbedaan tekanan yang drastis. Akibatnya sendi parket bisa lepas dan kalau diinjak lantai akan berbunyi atau  berderak.

3. Meski banyak produk lantai parket yang menjanjikan tahan gores dan tak bisa dirembesi air, lebih baik hindari penggunaan air pada lantai parket untuk menjaga keawetannya. Jangan sampai air merembes ke dalam pori-pori parket karena akan membuatnya mengelupas.

4. Jika lantai parket Anda terkena noda makanan atau minuman, segera angkat kotorannya dengan tisu atau lap kering. Lalu gunakan cairan khusus pembersih kayu parket untuk membersihkannya.

5. Agar tak menimbulkan goresan pada lantai parket, Anda harus berhati-hati ketika memindahkan barang. Sebaiknya barang diangkat dan alas furnitur dilapisi karet agar tidak menimbulkan bekas goresan pada lantai. Alas kaki atau sepatu yang digunakan juga sebaiknya tidak tajam dan keras.

6. Untuk lantai parket yang terbuat dari kayu solid, perawatan tambahan yang dilakukan adalah tiap bulan harus disemir menggunakan bahan pengilap kayu (teak oli, pledge) dan tiap dua tahun sekali dilakukan coating ulang.

7. Untuk membersihkan noda membandel sekaligus membuat lantai parket lebih berkilau, Anda bisa memanfaatkan air perasan lemon atau belimbing wuluh. Atau Anda bisa memakai white vinegar yang didiamkan selama 4 menit pada noda di lantai parket, lalu Anda bersihkan dengan kain lap bersih.

8. Karpet dapat dijadikan alternatif untuk menutupi lantai parket, terutama pada area yang paling sering dilalui. Namun pilihlah karpet dengan lapisan yang tidak licin sehingga tidak mudah tergeser.

9. Selain menjaganya dari kelembaban, sebaiknya minta perusahaan tempat Anda memesan parket untuk menyuntikkan anti rayap pada parket.

10. Untuk daerah tropis, parket memang membutuhkan perawatan ekstra karena warna kayu bisa pudar akibat sinar matahari. Untuk menjaga agar penampilan parket tetap awet, sebaiknya Anda sering menukar letak perabot di ruangan yang menggunakan parket. Dan biasanya, perusahaan parket melengkapi pelayanannya dengan steam setiap 6 bulan sekali. Ini berfungsi untuk memelihara warna dan kebersihan parket.

 

 

Merry Sondang/berbagai sumber 

Foto: doc.net


Komentar